Model Pembelajaran Think Pair Share

Bapak-Ibu Guru yang mulia....membicarakan pembelajaran dan model pembelajaran dalam dunia sekolah tentu tidak akan ada habisnya karena dalam praktik pembelajaran ada berbagai model pembelajaran yang dapat dipilih untuk diterapkan, dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Salah satu model pembelajaran yang bisa bapak/ibu guru pilih adalah Think Pair Share.

Apa itu model pembelajaran Think Pair Share ?

Model pembelajaran berfikir berpasangan atau berbagi (Think Pair Share /TPS) merupakan model pembelajaran aktif yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa. Model pembelajaran berfikir berpasangan atau berbagi ini berkembang dari penelitian belajar koopertif. 

Model pembelajaran ini pertama kali dikembangkan oleh Frank Lyman dan koleganya di Universitas Marryland. Arends menyatakan bahwa TPS merupakan suatu cara yang efektif untuk membuat variasi suasana pola diskusi kelas. Dengan asumsi bahwa semua diskusi membutuhkan pengaturan untuk mengendalikan kelas secara keseluruhan dan proses yang digunakan dalam TPS dapat memberi siswa waktu yang lebih banyak untuk berfikir, untuk merespon dan saling membantu (Trianto, 2007).

Model pembelajaran TPS merupakan salah satu model pembelajaran aktif. Dengan model pembelajaran ini siswa dilatih bagaimana mengutarakan pendapat dan menghargai pendapat orang lain dengan tetap mengacu pada materi/tujuan pembelajaran. TPS dirancang untuk mempengaruhi interaksi siswa. Struktur ini menghendaki siswa bekerja saling membantu dalam kelompok-kelompok kecil.

Beberapa manfaat TPS dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam mengingat suatu informasi dan seorang siswa juga dapat belajar dari siswa lain serta saling menyampaikan idenya untuk didiskusikan sebelum disampaikan di depan kelas.

Selain itu, TPS juga dapat memperbaiki rasa percaya diri dan semua siswa diberi kesempatan berpartisipasi dalam kelas.

Langkah-langkah Pembelajaran Think Pair Share Penggunan TPS adalah untuk membandingkan tanya jawab kelompok secara keseluruhan.

Adapun Langkah-langkah dalam pembelajaran dengan penerapan model  Think Pair Share (TPS) adalah sebagai berikut.

Langkah 1. Berfikir (Thinking)

Guru mengajukan suatu pertanyaan atau permasalahan yang dikaitkan dengan pelajaran, dan meminta peserta didik menggunakan waktu beberapa menit untuk berfikir sendiri menemukan jawaban atas pertanyaan atau masalah. Peserta didik membutuhkan penjelasan bahwa berbicara atau mengerjakan bukan bagian dari berfikir.

2. Berpasangan (Pairing)

Selanjutnya guru meminta peserta didik untuk berpasangan dan mendiskusikan apa yang telah mereka peroleh. Interaksi selama waktu yang disediakan dapat menyatukan jawaban pertanyaan yang diajukan atau menyatukan gagasan suatu masalah khusus yang diidentifikasi. Secara normal guru memberi waktu tidak lebih dari 4 atau 5 menit untuk berpasangan.

3. Berbagi (Shairing)

Pada langkah akhir guru meminta pasangan-pasangan untuk berbagi dengan keseluruhan kelas yang telah mereka bicarakan dengan cara mengemukakan jawaban mereka (pasangan) atas pertanyaan/permasalahan yang diberikan. Hal ini efektif untuk berkeliling ruangan dari pasangan kepasangan dan melanjutkan sampai sekitar sebagian pasangan mendapatkan kesempatan untuk melaporkan (tergantung kecepatan siswa menemukan jawaban dan waktu yang tersedia).

Demikian tadi uraian mengenai model pembelajaran think pair share. Semoga bermanfaat…..dan selamat mempraktikkannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan lainnya :