Tujuan pembelajaran adalah
deskripsi pencapaian tiga aspek kompetensi, yakni pengetahuan, keterampilan,
dan sikap, yang diperoleh murid dalam satu atau lebih kegiatan pembelajaran.
Tujuan pembelajaran
disusun dengan memperhatikan eviden atau bukti yang dapat diamati dan diukur
pada murid, sehingga murid dapat dinyatakan mencapai suatu tujuan pembelajaran.
Penulisan tujuan pembelajaran
sebaiknya memuat 2 komponen utama, yaitu kompetensi dan lingkup materi.
1. Kompetensi
Kompetensi merupakan kemampuan yang perlu didemonstrasikan oleh murid untuk
menunjukkan dirinya telah berhasil mencapai tujuan pembelajaran. Pertanyaan
panduan yang bisa digunakan guru dalam menyusun tujuan pembelajaran, antara
lain:
Secara konkret, kemampuan apa
yang perlu didemonstrasikan oleh murid?
Tahap berpikir apa yang perlu
didemonstrasikan oleh murid?
2. Lingkup materi
Lingkup materi merupakan konten dan konsep utama yang perlu dipahami pada akhir
satu unit pembelajaran. Pertanyaan panduan yang bisa digunakan guru dalam
menyusun tujuan pembelajaran, antara lain:
Hal apa saja yang perlu
dipelajari murid dari suatu konsep besar yang dinyatakan dalam CP ?
Apakah lingkungan sekitar dan
kehidupan keseharian murid dapat digunakan sebagai konteks untuk mempelajari
konten dalam CP? (misal: proses pengolahan hasil panen digunakan sebagai
konteks untuk belajar tentang persamaan linear di SMA)
Contoh Tujuan Pembelajaran:
Menganalisis hubungan antara kegiatan manusia dengan perubahan
alam di permukaan bumi dan menarik kesimpulan penyebab-penyebab
utamanya (akhlak kepada alam).
Catatan:
Kompetensi (kata kerja yang
menunjukkan keterampilan/aksi) –> menganalisis, menarik kesimpulan
Konten (materi yang
dipelajari) —> hubungan kegiatan manusia dengan perubahan alam (akhlak
kepada alam)


