Dalam dunia belajar mengajar ada banyak tehnik pembelajaran yang dapat digunakan oleh para guru untuk mengemas pembelajaran sehingga menjadi kegiatan pembelajaran yang bermakna, mendidik, mencerahkan dan mencerdaskan. Salah satu tehnik yang dapat dipilih adalah The Learning Cell.
Apa itu The Learning
Cell ?
The learning cell ini dikembangkan oleh Goldschmid
dari Swiss Federal Institute of Technology di Lausanne.
The learning
cell merupakan salah satu teknik pembelajaran yang membantu siswa
belajar dengan lebih efektif.
The learning
cell atau siswa berpasangan adalah suatu bentuk belajar kooperatif dalam
bentuk berpasangan di mana siswa bertanya dan menjawab pertanyaan secara
bergantian berdasar pada materi bacaan yang sama.
The learning
cell adalah salah satu cara dari pembelajaran kelompok, khususnya kelompok
kecil. Dalam pembelajaran ini siswa diatur dalam pasangan-pasangan. Salah
seorang di antaranya berperan sebagai tutor, fasilitator/pelatih ataupun
konsultan bagi seorang yang lain. Orang yang kedua ini berperan sebagai siswa
peserta latihan ataupun seorang yang memerlukan bantuan. Setelah selesai, maka
giliran peserta kedua untuk berperan sebagai tutor, fasilitator atupun pelatih
dan peserta pertama menjadi siswa ataupun peserta latihan dan seterusnya.
Bagaimana
Langkah-langkah Teknik Pembelajaran The Learning Cell ?
Teknik pembelajaran the
learning cell terdiri dari beberapa tahapan berikut :
1. Tahap persiapan:
- Guru menjelaskan secara singkat
teknik pembelajaran the learning cell.
- Guru membagi siswa secara
berpasangan.
- Guru menentukan siswa yang
berperan sebagai tutor
- Siswa yang berperan sebagai
tutor mempelajari, mencari dan menambah wawasan tentang materi pada sumber
lain, seperti internet, buku-buku yang relevan dan lain-lain.
2. Tahap kegiatan:
- Siswa langsung membagi diri
secara berpasang-pasangan yang telah ditentukan sebelumnya.
- Guru menjelaskan materi secara
singkat.
- Siswa tutor menjelaskan materi
yang telah dia pelajari sebelumnya dari berbagai sumber.
- Guru memantau, mengawasi dan
memberikan bimbingan pada saat pembelajaran berlangsung.
- Siswa yang lainnya menerima
bimbingan, menanyakan hal-hal yang kurang dipahami kepada tutor.
- Jika siswa dan tutor mengalami
kesulitan baik secara materi maupun non materi, maka guru memberikan
arahan dan bimbingan.
3. Tahap setelah
kegiatan:
- Jika masing-masing pasangan
telah menyelesaikan pembahasan materi secara tuntas, guru memberikan
intisari materi dan menyimpulkan materi tersebut.
- Guru menunjuk kembali tutor,
terjadi pergantian tutor (siswa yang pada awalnya sebagai tutor menjadi
siswa yang dibimbing sedangkan siswa yang awalnya dibimbing berganti
posisi menjadi tutor).
- Guru kembali memberikan materi
lanjutan kepada siswa.
- Siswa yang menjadi tutor
kembali melaksanakan tugasnya seperti pada bagian di atas.
- Proses ini terus berlangsung
sampai materi pelajaran selesai
Demikian uraian mengenai
tehnik pembelajaran The Learning Cell beserta langkah-langkah penerapannya
dalam kegiatan pembelajarn.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar